PENGARUH PUPUK KCl DAN KNO3 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELON HIBRIDA (Cucumis melo L.)

  • Desti Kamaratih Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Abstract

Melon (Cucumis melo L.) adalah tanaman semusim yang tumbuh merambat. Buah melon memiliki kandungan gizi diantaranya kalori, vitamin A dan C. Melon yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia sangat ditentukan oleh penampilan dan kualitas rasa yang dikandungnya. Buah melon pada saat ini mengalami penurunan kadar kemanisansalah satunya disebabkan penggunaan pupuk NPK. Pupuk NPK mengandung unsur kalium yang tergolong rendah yaitu sekitar 16 %, sedangkan unsur kalium sangat dibutuhkan untuk meningkatkan rasa manis pada buah. Pemberian unsur kalium dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk KCl dan KNO3.Tujuan dari percobaan ini adalah mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman melon hibrida terbaik dari penggunaan pupuk pupuk KCl dan KNO3dan mengetahui pengaruh penggunaan pupuk KCl dan KNO3 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon hibrida. Percobaan ini dilakukan mulai tanggal 18 Februari - 10 Mei 2019. Tempat pelaksanaan percobaan di Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Solok. Perlakuan yang digunakan pada percobaan ini adalah pupuk KCl 50 gr dan pupuk KNO3 50 gr. Hasil yang didapat dari percobaan ini adalah pertumbuhanvegetatifdan pertumbuhan generatif terbaik terdapat pada perlakuan pupuk KNO3.Rata-rata lebar daun pada perlakuan pupuk KNO3 adalah 21,9 cm, panjang ruas ke 7 adalah 10,1 cm, diameter batang adalah 11,2 mm, berat buah melon adalah 0,86 kg, lingkar  buah melon adalah 36,75 cm, tebal daging buah adalah 3,15 cm, dan total soluble solid (ºbrix) adalah 14,00 ºbrix. Kesimpulan dari percobaan ini adalah penggunaan pupuk KNO3 lebih baik dibandingkan dengan penggunaan pupuk KCl. Penggunaan pupuk KNO3 berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman melon hibrida.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-10-30
Section
Articles
Abstract viewed = 0 times