PEMANFAATAN KOMPOS KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.)

  • Hadi Pramono
Keywords: Kompos, Kirinyuh, Terung

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) adalah salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat.  Terung dapat dikonsumsi dalam bentuk sayur dan lalapan, dan jika diolah terung di buat untuk sayur lodeh, tumis, asem-asem, pecel, sayur bening, pepesan berbumbu dan sebagainya. Terung juga bermanfaat membantu pencernaan, mencegah timbulnya sariawan dan dapat mencegah penyakit kejang.  Tanaman terung merupakan tanaman yang responsif terhadap pemupukan.  Pemupukan  sangat penting karena menentukan tingkat pertumbuhan dan hasil baik kuantitatif maupun kualitatif sebagai alternatifnya yaitu memakai pupuk organik. Untuk mengoptimalkan produksi terung dapat digunakan kompos kirinyuh, yang mengandung 2,95% N; 3,02% K dan 0,35% P. Sehingga pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman terung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik. Tujuan proyek usaha mandiri yaitu pemanfaatan kompos kirinyuh untuk mengoptimalkan produksi tanaman terung serta menganalisa kelayakan usaha budidaya tanaman terung dengan potensi pasar di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota dan sekitarnya.  Proyek  Usaha  Mandiri  ini  telah  dilaksanakan  pada  kebun  percobaan Politeknik  Pertanian Negeri Payakumbuh di Tanjung  Pati,  Kecamatan Harau, Kabupaten  Lima  Puluh  Kota, Provinsi  Sumatera  Barat, dari bulan  September sampai  Desember  2015.  Pelaksanaan  Proyek  Usaha  Mandiri  menghasilkan  produksi terung ungu  sebanyak 542 kg dengan harga jual rata-rata Rp. 3.626,  penerimaan total (TR) Rp.1.951.200, dan biaya total (TC) sebesar Rp.785.032 dengan untung sebesar  Rp. 1.166.168. R/C yang didapat adalah 2,48 dan profitabilitasnya 148,5 %, sehingga Proyek Usaha mandiri ini layak diusahakan, berdasarkan hal tersebut disarankan menggunakan kompos kirinyuh yang dapat mengoptimalkan  produksi dan kesuburan tanah.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-03-31
Section
Articles
Abstract viewed = 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times